Admin
Senin, 16 Desember 2024
View this post on Instagram
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Badan Pangan Nasional (BAPANAS), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan menggelar acara Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa, 23 Juli 2024. Acara ini berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Wonokerto dan mendapatkan antusiasme luar biasa dari masyarakat sekitar.
GPM ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Salah satu peserta yang ikut berpartisipasi adalah BULOG, yang menyediakan paket sembako berisi:
Beras SPHP 5 kg
Gula pasir 1 kg
Minyak goreng 1 liter
Paket sembako ini dijual dengan harga Rp 90.000, memberikan solusi ekonomis bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, produk lokal dari Gapoktan Budidaya turut tersedia, seperti:
Telur ayam seharga Rp 25.000 per kg
Beras lokal seharga Rp 55.000 per kg
Perkumpulan pedagang PASAR MITRA TANI Kabupaten Pekalongan juga turut meramaikan acara ini dengan menyediakan beragam produk, termasuk:
Beras
Telur
Minyak goreng
Bawang merah dan bawang putih
Aneka makanan olahan
Minuman sehat
Acara ini terbuka untuk umum dan berhasil menarik minat masyarakat dari berbagai desa di sekitar Kecamatan Wonokerto. Selain mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah, pengunjung juga menikmati suasana belanja yang nyaman sambil bersosialisasi dengan sesama warga.
Menurut penyelenggara, tujuan dari GPM adalah untuk mendukung stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen BAPANAS dan DKPP Kabupaten Pekalongan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT Ke-3 BAPANAS tetapi juga memperkuat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan para pelaku usaha lokal. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan untuk menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Wonokerto menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menciptakan solusi nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pangan. Semoga semangat ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.